9/27/08

Kamasutra China : Rahasia Kehidupan Seks di Istana Kerajaan

Rahasia Seks Negeri Tiongkok Kuno bagian 10

Seks sudah setua keberadaan manusia, kerajaan-kerajaan bisa jatuh bangun hanya soal yang satu itu. Beberapa Dinasti, Kerajaan, hingga para ksatria di negeri Tiongkok yang jatuh bukankah karena masalah itu juga, seperti sebuah peribahasa berbunyi "Yin Shiong Nan Kuo Mei Ren Kuang". Jika diartikan kira-kira ( ksatria sulit melewati gerbang wanita cantik ), dalam arti ksatria berani dan mampu melawan musuh sehebat apapun yang menantangnya, namun, sulit terlepas diri dari wanita cantik. Menang atau kalah dalam peperangan tidak seluruhnya ditentukan di medan laga, di baliknya, unsur seks bisa berperan banyak.

Bila para kaisar di negeri Tiongkok dan penguasa lokal Tiongkok sangat memberikan perhatian soal seks, tidaklah lain karena berguna untuk produktivitas berfikir mereka. Seseorang yang jenius, memegang kuasa, biasanya memiliki libido tinggi, begitu hasratnya lepas sesuai keinginan, para kaisar dan kalangan istana merasa seperti baterei baru di charge, lebih fit, bersemangat, dan berpikir cemerlang, karena itulah yang membuat kalangan istana menutup rapat rahasia seks untuk kepentingan mereka sendiri.

Perilaku seksual dan kecenderungan seksual pada kehidupan modern menjelaskan bahwa masalah seks tidak dapat terlepas dari kehidupan manusia. Bila makan merupakan sebuah kebutuhan raga, maka seks lebih kepada memenuhi hasrat batin, kemudian memang muncul perilaku yang berlebihan terhadap seks, bahkan seks tidak lagi diperlakukan secara wajar, adapun para pejabat, para eksekutif, direktur yang suka bertualang seks, tidak lain manisfestasi dari kelebihan yang mereka miliki, misalnya uang, kekuasaan, kepintaran, kecakapan, dan sebagainya, mereka selalu mencoba pengalaman seks yang baru, bahkan dengan yang sejenis atau menonton rekannya melakukan hubungan seks.

Kebanyakan orang, nafsu seksnya sudah sirna setelah selesai melakukan hubungan seks yang pertama, dan membutuhkan waktu beberapa jam agar burungnya bisa bangkit kembali, namun, kekurangan macam ini tidak dialami kalangan istana kerajaan negeri Tiongkok, mereka mampu berhura-hura setiap jam, apa rahasianya ?

Adanya selir atau harem di istana adalah untuk mewujudkan fantasi seksual raja. Para tabib Tiongkok telah mengembangkan ramuan untuk melancarkan aliran darah, membersihkan saluran darah, dan ramuan khusus untuk ginjal kanan. Ada pula makanan tambahan agar produksi sperma lancar dan tetap bersemangat.

Ketika kerajaan tersapu dari negeri Tiongkok, maka sedikit demi sedikit rahasia kehidupan seks istana terkuak, kemudian buku-buku tentang seks tersebut dipelajari oleh para Sin she, ternyata, ilmu pengetahuan seks Tiongkok kuno tiada duanya, bahkan, para ahli seks istana kerajaan pun sudah merumuskan soal kepuasan yang hendak dicapai. Kepuasan ada dua macam, kepuasan batin, tanpa perlu orgasme, dan kepuasan fisik , orgasme. Untuk memperlama waktu hubungan seks, harus ada keseimbangan libido dengan ereksi. Libido tanpa ereksi atau ereksi tanpa libido tidak akan mencapai kenikmatan seksual, yang lebih penting adalah perlunya komunikasi dengan pasangan.

Kegagalan seksual bisa diperbaiki, apa pun penyebabnya, kegagalan seksual sudah disusun secara katagoris oleh ilmu pengobatan Tiongkok, misalnya, kegagalan yang dialami oleh kalangan muda, umumnya disebabkan oleh faktor psikis, sedangkan di kalngan senior, biasanya karena penyakit kencing manis, hypertensi, ginjal dan sebagainya.

Ginjal dalam pengobatan Tiongkok mendapat perhatian utama, kedua ginjal mempunyai tyugas masing-masing. Ginjal sebelah kiri berfungsi sebagai organ penyaring cairan, yang kemudian menjadi air seni, sedangkan ginjal sebelah kanan berfungsi memproduksi dan menyimpan sperma.

No comments:

Post a Comment